Pengobatan Kanker Lambung
Cara
aman mengatasi dan menyembuhkan kanker perut dan tumor lambung secara
alami dengan gamat sebagai alternatif pengobatan untuk kanker perut
ini.
Bagaimana
tidak pasti dalam bayangan kita sel-sel yang tidak normal sedang
menggerogoti tubuh kita dari dalam dan sedikit demi sedikit merusak
fungsi organ vital kita,dan sudah bisa di bayangkan selanjutnya?
kematian…!!!
Tapi
manusia dengan akal yang telah diberikan Tuhan diwajibkan untuk berusaha
dengan segala upaya untuk mengatasi penyakit ini.Manusia tidak boleh
menyerah dan pasrah dengan keadaan.Ujian itu harus bisa dilalui oleh
manusia untuk meningkatkan derajatnya.Karena dengan mendayagunakan akal
untuk kesejahteraan manusia adalah mulia.
Kembali ke
laptop!! Bicara tentang kanker lambung,jenis kanker ini pun tidak bisa
dianggap remeh,karena semua jenis kanker adalah angker. Disini kita
akan membahas sedikit tentang kanker lambung,dari penyebab,gejala,dan
pengobatan yang aman untuk kanker lambung(perut) ini.
Sejauh ini, penderita kanker lambung di Indonesia kebanyakan berusia di atas 45 tahun dan sering terjadi pada laki-laki.Seperti jenis kanker lainnya, penyebab kanker lambung belum diketahui secara pasti tetapi selalu berhubungan dengan tukak lambung, peradangan pada lambung yang disertai penyusutan lambung atau faktor genetik.Dari hasil penelitian, terdapat hubungan antara kanker lambung dengan makanan yang sering dikonsumsi.
Gejala-Gejala Kanker Lambung
Berikut adalah gejala-gejala yang umum yang timbul pada penderita kanker lambung.- Perut terasa kembung.
- Sesudah makan perut terasa penuh.
- Anemia dan cepat lelah.
- Berat badan menurun.
Pilihan Pengobatan Kanker Lambung
Selain secara medis, pengobatan kanker lambung juga dapat dilakukan dengan penggunaan obat kanker alami. Sarang Semut telah dimanfaatkan oleh banyak orang sebagai salah satu alternatif pengobatan kanker lambung. Mengapa demikian?Karena khasiatnya yang luar biasa menakjubkan dalam menumpas berbagai jenis penyakit mematikan termasuk kanker. Kalau begitu, kandungan apa dalam Sarang Semut yang membuatnya bisa begitu menyembuhkan berbagai jenis kanker dan tumor?
Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama dari Pusat Bioteknologi LIPI, mengungkapkan bahwa dengan limpahnya kandungan berbagai senyawa aktif penting seperti flavonoid, tanin, polifenol, dan berbagai mineral yang berguna sebagai antioksidan dan antikanker, Sarang Semut sangat tepat digunakan sebagai obat kanker dan tumor.
Tentang manfaat antioksidan dalam membantu tubuh menumpas kanker, Dr Mangestuti Agil Apt MS (Dosen Fakultas Farmasi Universitas Airlangga Surabaya) mengatakan, "Antioksidan bekerja melindungi sel-sel tubuh agar dapat menjalankan pekerjaan dengan baik. Kalau sel bekerja dengan baik, penyakit yang mengganggu fungsi sel seperti kanker pun dapat dicegah"
Flavonoid dalam Sarang Semut berguna sebagai antioksidan sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, antiinflamasi, dan sebagai antibiotik. Beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker yang telah terungkap diantaranya:
- Inaktivasi karsinogen » Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
- Antiproliferasi
» Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker. - Penghambatan siklus sel
» Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut. - Induksi apoptosis dan diferensiasi
» Merangsang proses bunuh diri sel kanker. - Inhibisi angiogenesis
» Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati. - Pembalikan resistensi multi-obat.
» Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.
Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. Maka, kandungan senyawa ini juga merupakan salah satu senyawa yang memegang peranan penting dalam proses pengobatan kanker.
Penelitian menunjukkan bahwa alfa-tokoferol pada konsentrasi 12 ppm saja sudah dapat meredam radikal bebas hingga 96%. Sedangkan Sarang Semut kaya akan antioksidan tokoferol, sampai sekitar 313 ppm.
Hal ini membuat herbal ini dikenal memiliki reaksi yang cepat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker karena pasti efektivitasnya dalam menangkal radikal bebas melebihi 96%.
Dalam uji in vitro, Sarang Semut terbukti ampuh sebagai obat kanker. Keampuhan tersebut dibuktikan oleh Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City bersama rekan-rekannya dari Toyama Medical and Pharmaceutical University - Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota.
Dalam penelitian tersebut, mereka menggunakan Sarang Semut berbobot 2-3 kg yang kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lantas menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis alias mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.
Masing-masing hasil ekstraksi itu lalu diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya ternyata sungguh menakjubkan! Sarang Semut mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat!! Yang berarti menghambat penyebaran sel-sel kanker yang sangat cepat dan abnormal.
Pernyataan-pernyataan di atas selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut. Hal ini terlihat dari pernyataan Hendro Saputro yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat sejak tahun 2001.
Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas, seperti pada kanker otak, kanker rahim, dan kanker prostat. Dalam Majalah Natural, Ia berkomentar seperti berikut, "Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya".
Contoh nyata dari komentar tersebut telah dirasakan para pelanggan Mecodia kapsul (Produk ekstrak Sarang Semut) yang terkena kanker, rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya setelah menggunakan selama 1-2 bulan saja!
Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan medis dengan obat-obat kimia, juga memadukannya dengan Mecodia, dan merasakan proses kesembuhan yang lebih cepat dari pada sebelumnya. Hal ini cocok dengan komentar Dr Dewata yang dimuat di Majalah Trubus, "Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat sembuh daripada hanya menggunakan obat kimia."
Hasil yang sama juga dirasakan penderita kanker yang sudah menggunakan herbal anti kanker lainnya seperti Noni Juice dan Keladitikus, kemudian mengombinasikannya dengan Sarang Semut. Rata-rata menyatakan bahwa proses kesembuhan yang dirasakan berangsur-angsur lebih cepat terasa!
Berbagai penelitian dan hasil positif dari penggunaan Sarang Semut sebagai obat kanker alami, tentu saja membuat herbal Sarang Semut ini dapat dijadikan sebagai salah satu pilihan terbaik sebagai alternatif pengobatan kanker usus besar, bukan hanya karena faktor ekonomis, tapi dalam beberapa kasus kesembuhan juga dapat diperoleh tanpa harus melalui proses pengobatan yang seringkali dirasa melelahkan dan menyakitkan, pembedahan, kemoterapi, dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.
Sarang Semut terbukti secara ilmiah sebagai obat kanker alami yang benar-benar ampuh. Banyak orang telah diyakinkan akan khasiatnya yang mengagumkan sehingga mencobanya dalam pengobatan kanker lambung. Sebagai salah satu pengobatan kanker lambung alternatif, Sarang Semut telah membantu banyak orang mendapatkan kesembuhan dengan cara yang murah dan aman.
Tanpa perlu melakukan operasi, kemoterapi, dan biopsi. Biasanya penderita kaker bisa memperoleh kesembuhan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya, umumnya, setelah 1-2 bulan penggunaan, tubuh sudah dapat merasakan perubahan yang berarti, kanker berhenti menjalar dan mulai mengecil skalanya.
sumber: http://www.deherba.com/pengobatan-kanker-lambung.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar